Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Surat Cinta Untuk Mama

Mama, ibu, bunda, mami, ummi adalah sebuah kata yang bersinonimkan “malaikat” Ya. Mama, kau adalah malaikat yang diciptakan tuhan untuk membantuku menerjemahkan alam dan memaknai jagad raya melalui ketulusan yang kau salurkan melalui jemari lembutmu, kau mengajariku melihat, melalui tatapan sendumu, kau mengajariku mendengar melalui ayat suci yang kau dendangkan setiap subuh, kau mengajari aku merasakan indahnya dunia melalui pelukanmu setiap waktu. Mama aku ingat saat pertamakali kau mengajariku mengeja dan menulis namaku, lalu kau melanjutkan dengan namam, nama bapak dan nama kakak-kakaku, saat itu aku baru menginjak usia 5 tahun. Tahukah kau mama, aku merasa sebagai puteri yang paling pandai waktu itu, karena teman-teman sebayaku menulis huruf saja mereka belum mampu. Mama, kau bagaikan cahaya mentari yang memberikan kehangatan takkala pagi menyongson, bagaikan lembayung senja yang indah diufuk barat, bagaikan bulan yang memberikan cahaya ketika gelap malam membutakan mata. Kau ...

Karenamu Aku Rasa

duLu, kau yang slaLu mengisi hariku   duLu, kau yang setia temani malamku   dan duLu, kau yang slaLu hiasi mimpi dan khayaLanku   aku tak tau apakah itu tuLus dari hatimu   tapi yang aku rasa..semua begitu indah   terlaLu indah untuk kulupakan begitu saja   aku tak mengerti kini kau seperti apa   aku tak pernah tau kau dimana   tapi aku rindu akan hadirmu   aku rindu akan cinta yang pernah kau beri untukku   dan aku .. masih menyimpan cinta ini untukmu   untukmu yang aku tak pernah tau   untukmu yang bahkan telah nyata menyakitiku hatiku sakit..   tapi tak sebanding dengan cintaku   hatiku perih.. tapi tak mampu hiLangkan cinta ini untukmu   aku tak pernah yakin kau nyata   tapi, rasa sakit ini membuatku selaLu bertanya   nyata atau maya tak bisa ku pungkiri,   cinta ini ada tak bisa ku pungkiri,   sakit ini ku rasa karenamu..   semua aku rasa untukmu..   cinta ini ada dan aku ...

andaikan ?

aku terjaga dalam diamku mengingat cerita yang telah berlalu, berlalu karna kebodohanku, berlalu karna egoku, terlintas di benakku kata "ANDAIKAN" andaikan waktu itu aku tak menuruti egoku andaikan waktu itu aku tak terbawa suasana sesaat andaikan waktu itu aku tak mengenalnya andaikan andaikan semua itu tak terjadi dalam "Perjalanan Cerita Cinta Kita" mungkin saat ini aku dan kamu masih bersama tetapi, aku menyadari semuanya tak ada guna buat menyalahkan kejadian yang berlalu akibat ulahku  ku biarkan kenanganku denganmu hanya sebatas kenangan yang tak perlu ku hapus dalam memoriku ku jadikan sebagai pembelajaran ketika ku mengenal sosok baru dalam hidupku  pembelajaran yang mengajarkanku menjaga  seseorang yang berarti ketika dihadapkan dengan sosok baru yang datang !

Cinta

Cinta itu akan indah pada waktunya ^_^ hanya perlu kesabaran, pengertian dan keikhlasan