Surat Cinta Untuk Mama



Mama, ibu, bunda, mami, ummi adalah sebuah kata yang bersinonimkan “malaikat” Ya. Mama, kau adalah malaikat yang diciptakan tuhan untuk membantuku menerjemahkan alam dan memaknai jagad raya melalui ketulusan yang kau salurkan melalui jemari lembutmu, kau mengajariku melihat, melalui tatapan sendumu, kau mengajariku mendengar melalui ayat suci yang kau dendangkan setiap subuh, kau mengajari aku merasakan indahnya dunia melalui pelukanmu setiap waktu. Mama aku ingat saat pertamakali kau mengajariku mengeja dan menulis namaku, lalu kau melanjutkan dengan namam, nama bapak dan nama kakak-kakaku, saat itu aku baru menginjak usia 5 tahun. Tahukah kau mama, aku merasa sebagai puteri yang paling pandai waktu itu, karena teman-teman sebayaku menulis huruf saja mereka belum mampu. Mama, kau bagaikan cahaya mentari yang memberikan kehangatan takkala pagi menyongson, bagaikan lembayung senja yang indah diufuk barat, bagaikan bulan yang memberikan cahaya ketika gelap malam membutakan mata. Kau tidak pernah benar-benar marah ketika tanpa sengaja aku menumpahkan susu, , tak pernah sekalipun ku lihat kau mengeluh ketika aku dengan masa bodoh melempar sepatu sekolahku sembarangan, ketika lemari bajuku berantakan. Yang aku lihat hanya sebuah senyuman dengan tatapan tegas darimu, lalu aku berjanji untuk berubah dan tidak mengulanginya lagi. Hanya desah nafas panjang yang ku dengar darimu. Pernah suatu hari aku membentakmu mama, hanya karna aku iri dengan kaka lelaki ku yang kau belikan sepeda, tapi dengan lembut kau menegaskan bahwa aku juga akan mendapatkan hadiah yang sama jika aku mampu menyelesaikan hafalan sholatku dengan fasih. Mama, kini aku telah remaja jejak-jejak langkahmu yang menuntun melewati perjalananku sampai saat ini, kelak ketika aku dewasa, aku ingin menjadi wanita sepertimu, menjadi wanita yang kuat meski garis senyummu menebal, meski guratan-guratan kepenatan menyembul didahimu. Aku akan menjagamu mama, menemani dihari senjamu, menuntun mu ketika kakimu tak mampu lagi berjalan dan menyisirkan rambutmu meski mereka tak lagi hitam, rabbigafirly wali-wali dayya warhamhuma kamaa robbayani shogirooh, terimakasih tuhan telah mengizinkan aku memiliki malaikat-mu terimakasih mama atas pengorbanan dan kebaikanmmu selama ini, aku syang mama, aku cinta mama karena ALLAH.

Selamat hari ibu mama :*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

andaikan ?